Postingan

Eyes Can Talk

I wrote this at midnight while listening to 'Those Eyes.'  Every time this song plays, all those memories come rushing back during my late-night overthinking.  I just realized that this song was on my playlist back when I was doing my clinical rotations at RSCM.  It reminds me of that day—the first time I felt so sad and scared because I lost my very first patient. Even though it happened three years ago, I can't forget that feeling.  I still remember the eyes of the patient's family, their hopes, and how patiently they cared for them. I think I’m going to cry just thinking about it. I’ve realized that I need to be in a 'safe place' for my own well-being. In nursing, it feels like nowhere is truly safe because, in the end, you eventually lose your patients. I chose to work in the outpatient department because I see so much hope and life here.  I won't have to face 'Code Blues' as often, which helps me avoid the depression that follows them.  I’m the ...

Penghujung Seperempat Abad

Halo, maafkan aku yang sudah jarang berkunjung. Aku lihat saat ini kau sudah punya banyak hobi baru ya? Aku lihat juga kau sudah jadi hebat ya ra. Aku harap, selain mementingkan orang lain. Kau juga harus mementingkan dirimu sendiri. Dahulu. Itu yang pertama ra, bukan sebaliknya. Aku selalu berharap kabar baik kedepannya untukmu, ra. - ra (pesan dari masa depan)

Hutan

teruntuk dirikita terimakasih karena terus tumbuh terimakasih untuk terus maju dan bertahan terimakasih karena mau mementingkan orang lain terimakasih untuk kembali berulang kali terimakasih karena sudah paham layumu tak selamanya tinggal setelah begitu banyak bagian dirimu yang mati alih alih kau terus tumbuh menguatkan akar akar yang hampir melepas peluk dari tanah terimakasih untuk terus menguatkan diri saat tiada yang dapat memahami salam hangat dari matahari yang berharap kembalinya senyummu, rimbunmu -ra

Covid

Kota-kota sepi Desa-desa sepi Jalan-jalan sepi Toko dan mall sepi Manusia mengurung diri Takut akan musuh yang pandai menyembunyikan diri Salah sendiri Berbuat onar di Bumi Hak asasi hewan kau kebiri Kemana seisi penduduk bumi? Kucing, Domba, Kambing, Biri-biri Bebas berkelana di jagat raya ini "Ohh jadi begini? rasanya bebas menjajaki bumi tanpa takut lagi akan aktivitas manusia tanpa takut klakson saat menyebrang jalan raya" [berita hari ini, kucing, tikus, angsa, dan hewan-hewan bebas jalan tanpa hambatan] -ra

Karantina

Semua musibah pasti ada makna di baliknya. Semoga setelah ini kita semua jadi pribadi yang lebih baik lagi. Menjauh dari yang riuh. Berteduh dari yang gaduh. Menanti sampai akhirnya pasti. Kita membatasi ruang gerak. Ini waktunya istirahat. -ra

Penyakit Lupa

Penderita dengan alzheimer, masalah hidupnya sangat kompleks, bagaimana tidak? Jika bagi manusia normal itu hal yang sepele, tapi tidak dengan penderita yang satu ini. Kau tahu, hanya dengan masalah kebutuhan dasarnya saja mereka tidak bisa memenuhinya. Mereka tidak bisa makan, bukan karena ada kerusakan pada organ pencernaannya. Tapi karena mereka lupa bahwa mereka merasakan lapar. Mereka lupa caranya makan. Mereka lupa hal apa yang bisa dimakan. Mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan eliminasi. Bukan karena ada kerusakan di organ eksresinya. Tapi karena mereka kehilangan kemampuan merasakan kandung kemih yg penuh. Ini baru dua masalah yang aku sebutkan, selebihnya kau pikir sendiri.  Hal ini yang membuat masyarakat berfikir bahwa mereka sudah gila. Sering membahayakan diri sendiri dan orang lain. Kadang-kadang membuat resah sehingga banyak dari mereka yang dipasung. Ya sebenarnya aku tak mau membahas ranah jiwa disini, karena bukan minatku disana. Tapi setelah bel...

Transisi

Intinya perubahan dari suatu kondisi menjadi kondisi yang lain. Bisa kita ambil contoh, anak kecil menjadi dewasa, sehat menjadi sakit, bahagia menjadi sedih, atau perubahan peran dirinya. Perubahan dari riangnya masa kanak-kanak yang belum berfikir pentingnya mengerjakan tugas, atau nilai bagus. Hingga berubah menjadi tuntutan akademisi mulai dari remaja hingga dewasa. Perubahan umur menjadi tuntutan pula bagi manusia bagaimana mereka harus bersikap dan berpikir. Perubahan karena manusia berinteraksi dengan lingkungan, sehingga membuat mereka beradaptasi dengan orang lain, masalah, keinginan yang membuat mereka merasakan sehat-sakit, bahagia-sedih. Pada dasarnya transisi bersifat positif, dan itu berjalan seiring kehidupan, entah kau sadar atau tidak. Penyelesaian transisi berarti saat kau telah mencapai periode stabil. Transisi yang efektif menandakan bahwa kau telah berdamai dengan dirimu. dengan masalah. dengan semesta. -ra (Its okay to be human, to feel al...

HBD

Selamat ulang tahun, buku. Makin lama kau makin keren saja. Tambah cerdas pula. Aku saja yang tambah payah dan sekarang mulai pelupa. Maaf, aku tak bisa kasih apa-apa selain sejumlah ralat dan catatan yang aku tak tahu akan kutaruh di mana. Sebab kau sudah pandai meralat dan menceritakan dirimu sendiri. Kau bahkan sudah tak seperti dulu ketika aku berdarah-darah menulismu. Jangan-jangan kau pangling denganku? Selamat ulang tahun, buku. Anggap saja aku kekasih atau pacar malangmu. Selamat panjang umur, cetak ulang selalu. -ra

Untuk Ujian Kemarin

Terimakasih untuk semua hal yang mengagumkan, mengharukan, menyenangkan, serta menyedihkan. Kenangan, hal-hal tak terlupakan, pengalaman, dan kerja keras yang telah kita lakukan. Untuk mimpi-mimpi yang telah tercapai dan yang belum tercapai hingga detik ini. -ra (Semoga ujian kedepan kita selalu menang)

Padus

di tengah masa terpurukku yang lalu.. aku mengikuti latihan paduan suara rutin sebulan.. yang tujuannya tentu saja untuk menghilangkan penat dan membuka jalan pikir yang baru.. kemudian kami menyanyikan lagu dari bahasa asing yang kurang lebih intinya seperti ini.. "lautan masa remaja pasti akan terasa menyakitkan.. namun tetaplah menatap hari esok dengan mimpimu.. aku yg dewasa juga pernah merasa tersakiti dan tidak mampu terlelap, akan ada arti di dalam setiap kehidupanmu.. jadilah baja yang semakin kuat ditempa orang, jadilah ilalang yang tidak mati diinjak orang" aku memutuskan untuk tidak mati, di tanah orang. -ra