Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Selesai Dalam Kebingungan

Aku ingin menulis, namun aku bingung    beberapa kata juga ikut bingung dikepalaku    lalu dikepalaku bingung tumbuh    menjadi pohon    daun daun bingung gugur, jadi kesedihan    yang selalu membuatku bingung    penyebabnya Hari itu akhirnya, gadis ini rela pergi    membuat banyak tumpukan tumpukan    puisi    menceritakan tentang bagaimana ia    perlahan mati Maka gadis ini menulis puisi, tempat di mana     kata kata dikuburkan     maka tulislah puisi, agar ketika kau     mencintai seseorang dia akan ikut mati     bersama kata kata Aku ingin menuliskan bingung dan     mengubahnya jadi warna yang tak pernah     kau kenali namanya     aku ingin kau bingung sepertiku Dan kita memeluk bingung bersama sama    dan bingung mencari cara berpisah -ra (bagi pecinta sherlock holmes, clue in...

Perihal Hujan

Barangkali awan itu lelaki. Dan kekasihnya lautan, lalu hujan akan jadi buktinya. Bulan september, bertambah satu kemampuan laut. Laut harus selalu menampung dan menopang semua  keluh kesah manusia. Katanya ia tak ingin jadi tsunami dan merepotkan orang di bumi. Ombak yang tak pernah lelah  datang dan kembali. Asin yang melekat, dan kapal yang terus  mengunjunginya. Kata orang bijak kau bisa menahan rasa cinta selama empat puluh tahun namun tak bisa menahan  rasa cemburumu selama satu detik pun Kemarin tepat akhir bulan agustus laut menjadi kuat, ia tetap saja menjadi laut yang biasanya indah. Sudah sebulan katanya ia tahu rasa cemburunya tumbuh. Kabar angin mengatakan,  awan lebih mencintai air sungai dan danau. Tapi tetap saja, tak mungkin awan meninggalkan laut, kasihan orang dibumi akan kekeringan nanti. Mereka tetap menjalani kehidupan mereka dengan senyum dan tatapan mata. Kata laut, tak apa, ia akan tetap senyum dan senang wa...