Masa Kecil
Dia tertawa kecil ketika mengingat
dulu pernah menculik anak ayam pakai jaring.
Sial, ketahuan induknya. Akhirnya dia dikejar.
Untung ada bapak-bapak yang menolong dia, diusirnya induk ayam itu sambil tertawa.
Teringat juga ketika dia melompat-lompat di pinggiran sawah berlomba dengan ayahnya dan akhirnya jatuh masuk lumpur, atau ikut kakek mencari keong untuk makan bebek.
Muncul juga bayang-bayang Kiki,
anak kambing yang membuatnya terpana sampai ingin memegangnya tapi takut juga.
Kalau bisa, bolehkah sekali lagi, dia kembali memeluk kehidupannya itu?
Menangislah dia, mengasihani hidupnya.
kini ia dipaksa sendiri, berjuang hidup mandiri.
"Aku akan baik-baik saja"
Ia terus meyakinkan dirinya sendiri. mengingat niatnya yang sangat kuat.
"Sekali lagi aku akan baik-baik saja"
-ra
dulu pernah menculik anak ayam pakai jaring.
Sial, ketahuan induknya. Akhirnya dia dikejar.
Untung ada bapak-bapak yang menolong dia, diusirnya induk ayam itu sambil tertawa.
Teringat juga ketika dia melompat-lompat di pinggiran sawah berlomba dengan ayahnya dan akhirnya jatuh masuk lumpur, atau ikut kakek mencari keong untuk makan bebek.
Muncul juga bayang-bayang Kiki,
anak kambing yang membuatnya terpana sampai ingin memegangnya tapi takut juga.
Kalau bisa, bolehkah sekali lagi, dia kembali memeluk kehidupannya itu?
Menangislah dia, mengasihani hidupnya.
kini ia dipaksa sendiri, berjuang hidup mandiri.
"Aku akan baik-baik saja"
Ia terus meyakinkan dirinya sendiri. mengingat niatnya yang sangat kuat.
"Sekali lagi aku akan baik-baik saja"
-ra
Komentar
Posting Komentar