Jalanin Aja
tak ada yang lebih berdarah dingin
membunuh dirinya selain harapan dan kecewa.
kau tau teman baiknya selama ini?
ketidakpastian.
tatapannya tidak pernah hangat menerpa wajah
dadanya sesak, nafasnya berat, jantungnya berontak.
lambat laun, seniman dalam
dirinya tepekur, lalu terbaring, lalu pingsan.
ia seperti cangkang kosong yang menjalani
sisa hidup yang diberikan.
-ra
(Jangan tanya, aku sudah mati
puluhan kali)
membunuh dirinya selain harapan dan kecewa.
kau tau teman baiknya selama ini?
ketidakpastian.
tatapannya tidak pernah hangat menerpa wajah
dadanya sesak, nafasnya berat, jantungnya berontak.
lambat laun, seniman dalam
dirinya tepekur, lalu terbaring, lalu pingsan.
ia seperti cangkang kosong yang menjalani
sisa hidup yang diberikan.
-ra
(Jangan tanya, aku sudah mati
puluhan kali)
Tunggu bagaimana kita tahu bahwa komentar ini akan terlampir sebagai pesan dari anonymous.. Situasinya seakan serupa, tetapi jalurnya tetap berbeda. Seperti melihat satu titik singgung di masa lalu.. Rasa kematian dan kehampaan yang berulang.
BalasHapus