Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2026

Surga

Aku berharap kematian  datang dengan ramah aku selalu membayangkan jika pergi itu rasanya seperti.. kamu ketiduran di sofa, lalu bapak datang menggendongmu untuk pindah ke kamar setelahnya kamu terbangun dan sudah berada di tempat yang saaangat indah.. ... Aku terbangun di desa pagi-pagi sekali aku sendirian dan belum bicara kepada siapapun aku melihat keluar jendela tenda dan itu tentram seolah aku satu satunya orang yang tersisa di dunia tetapi tidak kesepian aku merasa nyaman dan damai mungkin itu, serpihan surga (diapit oleh dua tebing, ditengahnya menjorok air laut, ombak, udara yang asin serta perasaan asing) - ra

Penance

Setelah menyelesaikan novel trauma itu tiba-tiba aku teringat kejadian kurang menyenangkan saat sekolah dasar Saat itu ada teman sekelasku yang kehilangan suatu barang, tepatnya aku lupa entah pulpen, pensil, atau penghapus Namun karena kondisinya saat itu aku sedang berselisih dengannya, aku jadi tertuduh mencuri barangnya Saat itu dia menangis meraung-raung dan bu guru memintaku untuk mencari barangnya Aku yang awalnya bingung apa yang harus kucari akhirnya kucari di setiap loker anak-anak lain sambil menanyakan apakah mereka melihat barang tersebut? Setelahnya aku diminta mencari di tas ku, loker, laci, dan di semua barangku Tentu saja, sesuai perkiraan hasilnya nihil, toh dari awal aku tidak tahu barang seperti apa yang dimaksud Pada akhirnya, manusia yang gemar menangis itu diminta untuk mengecek kembali barangnya Benar saja, terselip Sampai akhirpun tidak ada permintaan maaf Sebenarnya dari awal aku ingin membantah, namun kupikir.. apapun yang ku katakan saat itu, tidak akan ada ...

Hobi Baru

Biasanya aku hanya rindu mendaki tapi kali ini aku punya kegiatan baru Kegiatan yang sama sekali tidak kusukai Akhir-akhir ini aku rindu wajah yang bahkan aku tak ingat siapa itu Aku sudah merenung sedari pagi ditemani sepoi angin dan matahari yang mulai meninggi sampai-sampai bayangan tangga itu sudah tidak mampu lagi menyembunyikanku Sinar itu menemukan tubuhku yang selama ini gemar menyembunyikan diri Semakin siang angin di tepi danau itu semakin kencang Aliran danau terlihat bergelombang layaknya aliran cinta puan itu yang terus tumbuh [kasihan] Live music juga terus berlanjut,  Orang-orang berdatangan semakin ramai untuk jalan pagi Aku seperti biasa, gemar membaca novel yang isinya trauma  Setiap kali ada frasa dalam novel yang mengingatkanku akan pesan darimu rasa rindu itu kembali hadir Rasanya seperti nyeri dada yang muncul beberapa detik itu yah? Ahh.. itu kan cuma nyeri otot? - ra