Penance

Setelah menyelesaikan novel trauma itu

tiba-tiba aku teringat kejadian kurang menyenangkan saat sekolah dasar


Saat itu ada teman sekelasku yang kehilangan suatu barang, tepatnya aku lupa entah pulpen, pensil, atau penghapus


Namun karena kondisinya saat itu aku sedang berselisih dengannya, aku jadi tertuduh mencuri barangnya


Saat itu dia menangis meraung-raung dan bu guru memintaku untuk mencari barangnya


Aku yang awalnya bingung apa yang harus kucari

akhirnya kucari di setiap loker anak-anak lain sambil menanyakan apakah mereka melihat barang tersebut?


Setelahnya aku diminta mencari di tas ku, loker, laci, dan di semua barangku


Tentu saja, sesuai perkiraan

hasilnya nihil, toh dari awal aku tidak tahu barang seperti apa yang dimaksud


Pada akhirnya, manusia yang gemar menangis itu diminta untuk mengecek kembali barangnya


Benar saja, terselip


Sampai akhirpun tidak ada permintaan maaf


Sebenarnya dari awal aku ingin membantah, namun kupikir..

apapun yang ku katakan saat itu, tidak akan ada gunanya


dan akhirnya aku paham satu hal

ah itu yah, rasanya bersandiwara


iya, itu judulnya


-ra

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Padus

Kenapa?

Almarhumah