Surga

Aku berharap kematian 

datang dengan ramah


aku selalu membayangkan jika pergi itu rasanya seperti..


kamu ketiduran di sofa, lalu bapak datang menggendongmu untuk pindah ke kamar


setelahnya kamu terbangun dan sudah berada di tempat yang saaangat indah..


...


Aku terbangun di desa pagi-pagi sekali

aku sendirian dan belum bicara kepada siapapun


aku melihat keluar jendela tenda dan itu

tentram


seolah aku satu satunya orang yang tersisa di dunia tetapi tidak kesepian


aku merasa nyaman dan damai


mungkin itu, serpihan surga


(diapit oleh dua tebing, ditengahnya menjorok air laut, ombak, udara yang asin serta perasaan asing)


- ra

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Padus

Kenapa?

Almarhumah